3 Aspek Penilaian Asesmen Nasional, Pengganti Ujian Nasional

  •   24 May, 2021
  •   Admin
  •   News

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan resmi menghapus Ujian Nasional (UN) pada tahun 2021. Sebagai gantinya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Ri, Nadiem Makarim, memberlakukan Asesmen Nasional.

Dikutip dari website Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Asesmen Nasional adalah pemetaan mutu pendidikan pada seluruh sekolah, madrasah, dan program keseteraan jenjang sekolah dasar dan menengah.

 

Kegiatan Belajar Mengajar SMA IIBS

 

Mendikbud Nadiem Makarim menjelaskan Asesmen Nasional dirancang tidak hanya sebagai pengganti Ujian Nasional, tapi juga sebagai penanda perubahan paradigma evaluasi pendidikan.

Tujuan utamanya adalah mendorong perbaikan mutu pembelajaran dan hasil belajar peserta didik. Menurut Nadiem, perubahan mendasar pada Asesmen Nasional adalah tidak lagi mengevaluasi capaian peserta didik secara individu, akan tetapi mengevaluasi dan memetakan sistem pendidikan berupa input, proses, dan hasil.

 

3 Aspek Penilaian Asesmen Nasional :

1. Asesmen Kompetensi Minimum (AKM)

AKM dirancang untuk mengukur capaian peserta didik dari hasil belajar kognitif yaitu literasi dan numerasi. Kedua aspek kompetensi minimum ini, menjadi syarat bagi peserta didik untuk berkontribusi di dalam masyarakat, terlepas dari bidang kerja dan karier yang ingin mereka tekuni di masa depan.

Literasi di sini bukan hanya kemampuan membaca, tetapi kemampuan menganalisis suatu bacaan, dan memahami konsep di balik tulisan tersebut. Sedangkan kompetensi numerasi berarti kemampuan menganalisis menggunakan angka. Dua hal ini yang akan menyederhanakan asesmen kompetensi minimum yang akan dimulai tahun 2021.

 

Islamic Studies

 

2. Survei Karakter

Survei karakter yang dirancang untuk mengukur capaian peserta didik dari hasil belajar sosial-emosional berupa pilar karakter untuk mencetak Profil Pelajar Pancasila.

Beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME serta berakhlak mulia, berkebhinekaan global, mandiri, bergotong royong, bernalar kritis, dan kreatif.

 

3. Survei Lingkungan Belajar

Survei lingkungan belajar berfungsi untuk mengevaluasi dan memetakan aspek pendukung kualitas pembelajaran di lingkungan sekolah. 

Informasi lengkap mengenai Asesmen Nasional ini bisa dicek di laman website Pusat Asesmen dan Pembelajaran : Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI 

Share This: